Saturday, 26 July 2025

Tafsir Ayat-Ayat Pilihan Surah Ali-'Imran [3]

Surah Ali-’Imran [3] 


Ali-’Imran [3:8]


(8) رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ


(8) [Who say], "Our Lord, let not our hearts deviate after You have guided us and grant us from Yourself mercy. Indeed, You are the Bestower.[1]


[3:8] DOA Mendapat RAHMAT

8. (Mereka BerDOA): “Wahai Tuhan kami! Janganlah ENGKAU jadikan hati kami cenderung kepada kesesatan sesudah ENGKAU memberi Petunjuk kepada kami dan Kurniakanlah kepada kami RAHMAT dari sisi ENGKAU, kerana sesungguhnya ENGKAU Maha Pemberi (Kurnia).


Ali-’Imran [3:15-17]


(15) ۞قُلۡ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيۡرࣲ مِّن ذَٰلِكُمۡۖ لِلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّٰتࣱ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَأَزۡوَٰجࣱ مُّطَهَّرَةࣱ وَرِضۡوَٰنࣱ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ

(16) ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

(17) ٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰدِقِينَ وَٱلۡقَٰنِتِينَ وَٱلۡمُنفِقِينَ وَٱلۡمُسۡتَغۡفِرِينَ بِٱلۡأَسۡحَارِ


(15) Say, "Shall I inform you of [something] better than that? For those who fear Allāh will be gardens in the presence of their Lord beneath which rivers flow, wherein they abide eternally, and purified spouses and approval from Allāh. And Allāh is Seeing [i.e., aware] of [His] servants -

(16) Those who say, 'Our Lord, indeed we have believed, so forgive us our sins and protect us from the punishment of the Fire,' "

(17) The patient, the true, the obedient, those who spend [in the way of Allāh], and those who seek forgiveness before dawn.


[3:15-17] Ganjaran Orang yang BerTAQWA

15. Katakanlah: “Inginkah aku khabarkan kepada kamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Untuk orang yang BerTAQWA (kepada ALLAH), di sisi Tuhan mereka ada SYURGA yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikurniakan) isteri-isteri yang disucikan serta KEREDHAAN ALLAH dan ALLAH Maha Melihat akan hamba-hambaNYA.

16. (Iaitu) orang yang BerDOA, “Ya ALLAH ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah BerIMAN, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari seksa neraka.”

17. (Iaitu) orang yang SABAR dan yang BENAR, yang tetap TAAT, yang menafkahkan hartanya (dijalan ALLAH) dan yang memohon ampun di waktu sahur.


Ali-’Imran [3:29]


(29) قُلۡ إِن تُخۡفُواْ مَا فِي صُدُورِكُمۡ أَوۡ تُبۡدُوهُ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُۗ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ قَدِيرࣱ


(29) Say, "Whether you conceal what is in your breasts or reveal it, Allāh knows it. And He knows that which is in the heavens and that which is on the earth. And Allāh is over all things competent.


[3:29] ALLAH Tahu Yang Tersembunyi.

29. Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti ALLAH Mengetahui.” ALLAH Mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan ALLAH Maha Kuasa atas segala sesuatu.


Ali-’Imran [3:31]


(31) قُلۡ إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِي يُحۡبِبۡكُمُ ٱللَّهُ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۚ وَٱللَّهُ غَفُورࣱ رَّحِيمࣱ


(31) Say, [O Muḥammad], "If you should love Allāh, then follow me, [so] Allāh will love you and forgive you your sins. And Allāh is Forgiving and Merciful."


[3:31] Bukti Cinta Kepada ALLAH

31. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai ALLAH ikutilah Aku, nescaya ALLAH Mengasihi dan Mengampuni dosa-dosamu, ALLAH Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.


Ali-’Imran [3:38]


(38) هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥۖ قَالَ رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةࣰ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ


(38) At that, Zechariah called upon his Lord, saying, "My Lord, grant me from Yourself a good offspring. Indeed, You are the Hearer of supplication."


[3:38] DOA Mendapatkan Zuriat

38. Di sanalah Zakaria BerDOA kepada Tuhannya seraya berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku di sisi ENGKAU seorang anak yang baik. Sesungguhnya ENGKAU Maha Pendengar DOA.”


Ali-’Imran [3:103]


(103) وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعࣰا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءࣰ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنࣰا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةࣲ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ 


(103) And hold firmly to the rope[1] of Allāh all together and do not become divided. And remember the favor of Allāh upon you - when you were enemies and He brought your hearts together and you became, by His favor, brothers. And you were on the edge of a pit of the Fire, and He saved you from it. Thus does Allāh make clear to you His verses that you may be guided.


[3:103] Jauhi Perpecahan

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada (tali) agama ALLAH, dan janganlah kamu bercerai-berai dan ingatlah akan nikmat ALLAH kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuh-musuhan, lalu ALLAH Mempersatukan hatimu, sehingga dengan KurniaNYA kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu ALLAH Menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah ALLAH menerangkan ayat-ayatNYA kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.


Ali-’Imran [3:104]


(104) وَلۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةࣱ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ 


(104) And let there be [arising] from you a nation inviting to [all that is] good, enjoining what is right and forbidding what is wrong,[1] and those will be the successful.


[3:104] Tugas Ummat MUHAMMAD SAW

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,menyuruh kepada yang makruf dan mencegah daripada yang mungkar. Mereka itulah orang yang beruntung.


Ali-’Imran [3:110]


(110) كُنتُمۡ خَيۡرَ أُمَّةٍ أُخۡرِجَتۡ لِلنَّاسِ تَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَتَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَتُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِۗ وَلَوۡ ءَامَنَ أَهۡلُ ٱلۡكِتَٰبِ لَكَانَ خَيۡرࣰا لَّهُمۚ مِّنۡهُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَأَكۡثَرُهُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ 


(110) You are the best nation produced [as an example] for mankind. You enjoin what is right and forbid what is wrong and believe in Allāh. If only the People of the Scripture had believed, it would have been better for them. Among them are believers, but most of them are defiantly disobedient.


[3:110] Kita Ummat TERBAIK!

110. Kamu adalah umat TERBAIK yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah daripada yang mungkar dan BerIMAN kepada ALLAH. Sekiranya Ahli Kitab BerIMAN, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang BerIMAN dan kebanyakan mereka adalah orang yang fasik.


Ali-’Imran [3:133]


(133) ۞وَسَارِعُوٓاْ إِلَىٰ مَغۡفِرَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِينَ


(133) And hasten to forgiveness from your Lord and a garden [i.e., Paradise] as wide as the heavens and earth, prepared for the righteous


[3:133] Segera Mohon Ampun.

133. Dan bersegeralah kamu kepada mendapat keampunan daripada Tuhanmu dan SYURGA yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang yang BerTAQWA.


Ali-’Imran [3:139]


(139) وَلَا تَهِنُواْ وَلَا تَحۡزَنُواْ وَأَنتُمُ ٱلۡأَعۡلَوۡنَ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ


(139) So do not weaken and do not grieve, and you will be superior if you are [true] believers.


[3:139] Jangan Sedih  

139. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (darjatnya), jika kamu orang yang BerIMAN.


Ali-’Imran [3:147]


(147) وَمَا كَانَ قَوۡلَهُمۡ إِلَّآ أَن قَالُواْ رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسۡرَافَنَا فِيٓ أَمۡرِنَا وَثَبِّتۡ أَقۡدَامَنَا وَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ


(147) And their words were not but that they said, "Our Lord, forgive us our sins and the excess [committed] in our affairs and plant firmly our feet and give us victory over the disbelieving people."


[3:147] DOA Tetap Pendirian.

147. Tidak ada ucapan mereka selain BerDOA: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”


Ali-’Imran [3:159]


(159) فَبِمَا رَحۡمَةࣲ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡۖ وَلَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَشَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِۖ فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ


(159) So by mercy from Allāh, [O Muḥammad], you were lenient with them. And if you had been rude [in speech] and harsh in heart, they would have disbanded from about you. So pardon them and ask forgiveness for them and consult them in the matter. And when you have decided, then rely upon Allāh. Indeed, Allāh loves those who rely [upon Him].


[3:159] Hendaklah Berlemah Lembut

159. Maka disebabkan Nikmat daripada ALLAH, Engkau berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya Engkau bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Kerana itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah keampunan bagi mereka, dan bermesyuaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad (untuk melakukan sesuatu), maka berTAWAKALlah kepada ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Menyukai orang yang BerTAWAKAL kepadaNYA.


Ali-’Imran [3:191]


(191) ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمࣰا وَقُعُودࣰا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلࣰا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ


(191) Who remember Allāh while standing or sitting or [lying] on their sides and give thought to the creation of the heavens and the earth, [saying], "Our Lord, You did not create this aimlessly; exalted are You [above such a thing]; then protect us from the punishment of the Fire.


[3:191] Siapakah Orang Yang BerAKAL?

191. (Mereka adalah) orang yang mengingati ALLAH sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini sia-sia; Maha Suci ENGKAU, maka Peliharalah kami dari seksa neraka.


Ali-’Imran [3:193-194]


(193) رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعۡنَا مُنَادِيࣰا يُنَادِي لِلۡإِيمَٰنِ أَنۡ ءَامِنُواْ بِرَبِّكُمۡ فَآمَنَّاۚ رَبَّنَا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرۡ عَنَّا سَيِّآتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلۡأَبۡرَارِ

(194) رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخۡزِنَا يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ


(193) Our Lord, indeed we have heard a caller [i.e., Prophet Muḥammad (ﷺ)] calling to faith, [saying], 'Believe in your Lord,' and we have believed. Our Lord, so forgive us our sins and remove from us our misdeeds and cause us to die among the righteous.

(194) Our Lord, and grant us what You promised us through Your messengers and do not disgrace us on the Day of Resurrection. Indeed, You do not fail in [Your] promise."


[3:193-194] DOA Husnul Khotimah

193. Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar penyeru yang menyeru kepada KeIMANan, (iaitu) BerIMANlah kamu kepada Tuhanmu, maka kami pun BerIMAN. Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami dan matikanlah kami beserta orang yang BerBAKTI.

194. Wahai Tuhan kami, berilah kami apa yang telah ENGKAU Janjikan kepada kami melalui perantaraan Rasul-Rasul ENGKAU. Dan janganlah ENGKAU hinakan kami pada Hari Kiamat. Sesungguhnya ENGKAU tidak memungkiri janji.

Thursday, 24 July 2025

Tafsir Ayat-Ayat Pilihan Surah Al-Baqarah (25/7/2025)

(255) ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةࣱ وَلَا نَوۡمࣱۚ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيۡءࣲ مِّنۡ عِلۡمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَۖ وَلَا يَئُودُهُۥ حِفۡظُهُمَاۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيُّ ٱلۡعَظِيمُ


(255) Allāh - there is no deity except Him, the Ever-Living,[1] the Self-Sustaining.[2] Neither drowsiness overtakes Him nor sleep. To Him belongs whatever is in the heavens and whatever is on the earth. Who is it that can intercede with Him except by His permission? He knows what is [presently] before them and what will be after them,[3] and they encompass not a thing of His knowledge except for what He wills. His Kursī[4] extends over the heavens and the earth, and their preservation tires Him not. And He is the Most High,[5] the Most Great.[6]


[2:255] Ayat Kursi

ALLAH, tidak ada TUHAN melainkan DIA yang hidup kekal lagi terus-menerus (makhlukNYA), tidak mengantuk dan tidak tidur. KepunyaanNYA apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi Syafaat di sisi ALLAH tanpa izinNYA. ALLAH Mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu ALLAH melainkan apa yang DikehendakiNYA. Kursi ALLAH meliputi langit dan bumi. Dan ALLAH tidak merasa berat memelihara keduanya dan ALLAH Maha TInggi, lagi Maha Besar.


Al-Baqarah 2:261


(261) مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةࣲ مِّاْئَةُ حَبَّةࣲۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ



(261) The example of those who spend their wealth in the way of Allāh is like a seed [of grain] which grows seven spikes; in each spike is a hundred grains. And Allāh multiplies [His reward] for whom He wills. And Allāh is all-Encompassing and Knowing.


[2:261] Ganjaran Bersedekah

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang yang menafkahkan hartanya di jalan ALLAH adalah seumpama sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai; pada setiap tangkai seratus biji. ALLAH melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang DIA kehendaki. Dan ALLAH Maha Luas (KurniaNYA), lagi Maha Mengetahui.


Al-Baqarah 2:275


(275) ٱلَّذِينَ يَأۡكُلُونَ ٱلرِّبَوٰاْ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِي يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مِنَ ٱلۡمَسِّۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُوٓاْ إِنَّمَا ٱلۡبَيۡعُ مِثۡلُ ٱلرِّبَوٰاْۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلۡبَيۡعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰاْۚ فَمَن جَآءَهُۥ مَوۡعِظَةࣱ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُۥ مَا سَلَفَ وَأَمۡرُهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِۖ وَمَنۡ عَادَ فَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ


(275) Those who consume interest[1] cannot stand [on the Day of Resurrection] except as one stands who is being beaten by Satan into insanity. That is because they say, "Trade is [just] like interest." But Allāh has permitted trade and has forbidden interest. So whoever has received an admonition from his Lord and desists may have what is past, and his affair rests with Allāh. But whoever returns [to dealing in interest or usury] - those are the companions of the Fire; they will abide eternally therein.


[2:275] Jauhi Riba

Orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual-beli itu sama dengan riba, padahal ALLAH telah mengHalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Orang yang telah sampai kepadanya larangan dari ALLAHnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan) dan utusannya (terserah) kepada ALLAH. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.


Al-Baqarah 2:155-156


(155) وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءࣲ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصࣲ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

(156) ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةࣱ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ



(155) And We will surely test you with something of fear and hunger and a loss of wealth and lives and fruits, but give good tidings to the patient,

(156) Who, when disaster strikes them, say, "Indeed we belong to Allāh, and indeed to Him we will return."


[2:155,156] Cabaran Hidup

155. Dan sesungguhnya akan KAMI berikan cubaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang SABAR.

156. (Iaitu) orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Inna liLLAHi wainna ilaihi raji’un”.


Al-Baqarah 2:153


(153) يَآأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ


(153) O you who have believed, seek help through patience and prayer. Indeed, Allāh is with the patient.


[2:153] Sabar dan Solat

Wahai orang yang BerIMAN, mintalah pertolongan (kepada ALLAH) dengan SABAR dan SOLAT, Sesungguhnya ALLAH beserta orang yang SABAR.


Al-Baqarah 2:144


(144) قَدۡ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجۡهِكَ فِي ٱلسَّمَآءِۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبۡلَةࣰ تَرۡضَىٰهَاۚ فَوَلِّ وَجۡهَكَ شَطۡرَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِۚ وَحَيۡثُ مَا كُنتُمۡ فَوَلُّواْ وُجُوهَكُمۡ شَطۡرَهُۥۗ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ لَيَعۡلَمُونَ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّهِمۡۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعۡمَلُونَ



(144) We have certainly seen the turning of your face, [O Muḥammad], toward the heaven, and We will surely turn you to a qiblah with which you will be pleased. So turn your face [i.e., yourself] toward al-Masjid al-Ḥarām.[1] And wherever you [believers] are, turn your faces [i.e., yourselves] toward it [in prayer]. Indeed, those who have been given the Scripture [i.e., the Jews and the Christians] well know that it is the truth from their Lord. And Allāh is not unaware of what they do.


[2:144] Pertukaran Kiblat

Sesungguhnya KAMI (sering) melihat mukamu mendongak ke langit, maka KAMI akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahawa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dan ALLAHnya dan ALLAH sekali-kali tidak berlengah dari apa yang mereka kerjakan.


Tafsir Ayat-Ayat Pilihan Surah Al-Baqarah ( 24/7/25-Khamis)

Surah Al - Baqarah


(173) إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَيۡتَةَ وَٱلدَّمَ وَلَحۡمَ ٱلۡخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ بِهِۦ لِغَيۡرِ ٱللَّهِۖ فَمَنِ ٱضۡطُرَّ غَيۡرَ بَاغࣲ وَلَا عَادࣲ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورࣱ رَّحِيم


(173) He has only forbidden to you dead animals,[1] blood, the flesh of swine, and that which has been dedicated to other than Allāh. But whoever is forced [by necessity], neither desiring [it] nor transgressing [its limit], there is no sin upon him. Indeed, Allāh is Forgiving and Merciful.


[2:173] Makanan yang Haram

Sesungguhnya ALLAH hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain ALLAH. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya ALLAH Maha Pengampun, Langi Maha Penyayang.


(186) وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِي وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ


(186) And when My servants ask you, [O Muḥammad], concerning Me - indeed I am near. I respond to the invocation of the supplicant when he calls upon Me. So let them respond to Me [by obedience] and believe in Me that they may be [rightly] guided.


[2:186] Berdoalah!

Dan apabila hamba-hambaKU bertanya kepadamu tentang AKU, maka (jawablah) bahawasanya aku adalah dekat. AKU mengabulkan permohonan orang yang BerDoa apabila dia memohon kepadaKU, maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah)KU dan hendaklah mereka BerIMAN kepadaKU agar mereka selalu berada dalam kebenaran.


(208) يَآأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱدۡخُلُواْ فِي ٱلسِّلۡمِ كَآفَّةࣰ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوࣱّ مُّبِينࣱ 


(208) O you who have believed, enter into Islām completely [and perfectly] and do not follow the footsteps of Satan. Indeed, he is to you a clear enemy.


[2:208] Ambil ISLAM Seluruhnya.

Wahai orang-orang yang BerIMAN! MAsuklah kamu ke dalam ISLAM secara keseluruhannya dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.


Monday, 20 January 2025

Tafsir Al-Quran m/s 27

m/s 27

177. Bukankah perkara kebajikan itu hanya kamu menghadapkan muka ke arah timur dan barat, tetapi kebjikan itu ialah berimannya seseorang kepada ALLAH, Hari Akhirat, segala malaikat, segala Kitab dan sekalian Nabi; dan mendermakan hartanya seddang ia menyayanginya, -kepada kaum kerabat, anak-anak yatim, orang miskin, orang yang terlantar dalam perjalanan, kepada orang yang meminta, dan untuk memerdekakan hamba-hamba abdi; dan mendirikan Solat serta mengeluarkan Zakat; dan perbuatan orang yang menyempurnakan janjinya apabila mereka membuat perjanjian; dan ketabahan orang yang Sabar dalam masa kesempitan, dan dalam masa kesakitan, dan juga dalam masa bertempur dalam peperangan. Orang yang demikian sifatnya, mereka itulah orang yang Benar (Beriman dan mengerjakan Kebajikan) dan mereka itulah juga orang yang BerTaqwa.
178. Wahai orang yang BerIMAN! Diwajibkan kamu menjalankan hukum "Qisas" (Balasan yang seimbang) dalam perkara yang mati dibunuh iaitu: orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan perempuan dengan perempuan. Maka sesiapa (pembunuh) yang dapat sebahagian keampunan daripada saudaranya (pihak yang terbunuh), maka hendaklah orang (yang mengampunkan itu) mengikuti dengan cara yang baik (dalam menuntut ganti nyawa), dan (si pembunuh pula) hendaklah menunaikan bayaran ganti nyawa itu) dengan sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah suatu keringanan daripada Tuhan kamu serta suatu Rahmat kemudahan. Sesudah itu sesiapa yang melampaui batas (untuk membalas dendam pula) makja baginya azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
179. Dan di dalam hukum Qisas itu ada jaminan hidup bagi kamu, wahai orang yang berakal fikiran,supaya kamu berTaqwa.
180. Kamu diwajibkan apabila seseorang daripada kamu hampir mati, jika ia ada meninggalkan harta, (hendaklah dia) membuat wasiat untuk ibu bapa dan kaum kerabat dengan cara yang baik (menurut peraturan agama), sebgai suatu kewajipan atas orang yang berTaqwa.
181. Kemudian sesiapa yang mengubah mana-mana wasiat sesudah ia mendengarnya, maka sesungguhnya dosanya hanya ditanggung oleh orang yang mengubahnya; sesungguhnya ALLAH Maha Mendengar, Lagi Maha Mengetahui.



Wednesday, 30 October 2024

Bahan Magnetik

    Bahan magnet kekal yang mempamerkan sifat-sifat magnet walaupun tanpa kehadiran magnet luar. Selain itu, bahan yang tidak menunjukkan sifat magnet kekal tetapi bertindak balas dengan medan luar yang juga dikelaskan sebagai bahan magnetik. Bahan magnet terdiri daripada kumpulan yang besar. Umumnya, bahan dibahagikan kepada beberapa kumpulan, iaitu paramegnet, dimagnet, feromagnet, antiferomagnet dan ferimagnet.

    Sifat paramagnet wujud pada bahan yang terdiri atom, ion atau molekul yang memiliki momen tetap yang berpunca daripada petala yang mempunyai bilangan elektron ganjil. Pemagnetan bahan sebegini bergantung pada nisbah tenaga magnet dan terma bagi setiap momen. Apabila medan luar dikenakan kepada bahan paramagnet, arah pemagnetan yang teraruh sama dengan arah medan magnet itu.Ini menyebabkan bahan paramagnet mempunyai nilai kerentanan magnet yang kecil tetapi sentiasa bernilai positif. Kumpulan bahan paramagnetan yang bersandar kepada suhu dan keparamagnetan yang tidak bersandar kepada suhu. Antara contoh bahan paramagnet ialah uranium dan natrium.

    Pada skala mikroskopik, atom-atom yang mendirikan bahan dimagnet tidak mempunyai momen magnet kekal. Ciri ini disebabkan oleh atom atu ionnya terdiri daripada petala-petala elektron yang lengkap. Ini menyebabkan momen magnet orbitan dan momen spin saling membatal antara satu dengan lain. Terdapat perbezaan yang nyata bahan diamagnet dengan paramagnet. Bagi bahan diamagnet, nilai direntanannya adalah negatif, manakala bahan paramagnet mempunyai nilai kerentanan positif. Kedua-dua ciri ini bergantung pada momen magnet bebas dalam atom. Bahan diamagnet mempunyai momen dwikutub bebas dengan orientasinya adalah keadaan rawak. Namun begitu, apabila medan magnet dikenakan, momen ini tersusun dalam arah medan magnet. Daya yang menentang penjajaran momen oleh magnet luar bergantung pada suhu. Jumlah momen magnet yang mengikut  arah medan magnet diberi oleh hubungan  mB/kT, dengan mB ialah tenaga magnet manakala kT ialah tenaga tenaga kinetik terma. Contoh bahan diamagnet ialah raksa, karbon dan plumbum.

    Semua bahan mempunyai sifat diamagnet kerana mempunyai petala-petala dalam yang lengkap. Walaubagaimanapun, sekiranya sifat paramagnet bahan tersebut lebih dominan maka ia akan membatalkan sifat diamagnet bahan tersebut.

    Bahan feromagnet ialah bahan yang mempunyai momen magnet kekal yang tersusun secara sejajar antara satu dengan lain walaupun tanpa kehadiran medan magnet luar. Daya tolakan magnetik antara momen yang sama arah ini menyebabkan keferomagnetan sukar difahami. Bagi kebanyakan bahan feromagnet, pemagnetan spontan ini terkandung dalam rantau-rantau kecil yang dinamai domain. Apabila bahan feromagnet dikenakan medan luar, domain yang mempunyai pemagnetan spontan selari dengan arah medan luar akan membesar. Keadaan ini menyebabkan pemagnetan bersih wujud dengan cepat di bawah pengaruh medan luar yang kecil. Contoh bahan yang menunjukkan sifat feromagnet ialah kobalt, nikel dan besi.

    Namun begitu, jika bilangan dan saiz momen magnet yang berada dalam arah yang bertentangan dengan arah medan luar sama dengan momen pada arah medan, ia tidak akan mewujudkan kesan pemagnetan kekal secara makroskopik. Bahan sebegini dikenali sebagai antiferomagnet. Jika momen magnet berbeza dari segi saiz dan magnitud dengan arah yang satu lagi, maka ia dikenali sebagai bahan antiferomagnet. Antara contohnya ialah kromium.

    Bagi bahan antiferomagnet, nilai kerentanan (susceptibility) bersih adalah sifar manakala bahan nilainya tidak sifar.Kerentanan magnet bahan antiferomagnet adalah positif dan kecil, iaitu menghampiri sifat paramagnet. Bagi bahan ferimagnet pula, ia mempunyai nilai kerentanan yang besar seperti bahan feromagnat. Satu contoh biasa bahan ferimagnet ialah bahan magnetit (Fe2O4) yang merupakan ahli kumpulan ferit. Berbeza dengan bahan feromagnet, bahan ini mempunyai kekonduksian elektrik yang rendah dan ini membolehkannya menghalang kehilangan tenaga akibat arus pusar.


Penulis: Syed Yusainee Syed Yahya

Bahan-bahan ini, seperti paramagnet, dimagnet, feromagnet, antiferomagnet, dan ferimagnet, masing-masing mempunyai ciri unik dalam tindak balas terhadap medan magnet:

  1. Paramagnet: Tindak balas terhadap medan magnet dengan momen magnet yang sama arah, walaupun lemah. Contoh: Uranium dan natrium.

  2. Dimagnet: Tidak mempunyai momen magnet kekal dan menunjukkan kerentanan magnet negatif apabila medan luar dikenakan. Contoh: Raksa, karbon, dan plumbum.

  3. Feromagnet: Menyimpan momen magnet kekal walaupun tanpa kehadiran medan luar, serta membentuk domain magnet. Contoh: Kobalt, nikel, dan besi.

  4. Antiferomagnet: Tiada pemagnetan kekal kerana momen magnet bertentangan saling membatalkan. Contoh: Kromium.

  5. Ferimagnet: Sama seperti feromagnet tetapi dengan kerentanan yang lebih tinggi, contohnya magnetit (Fe₂O₄), dan berguna dalam elektronik kerana sifat kekonduksian elektrik rendah.

Gambaran ini boleh membantu pelajar memahami perbezaan antara bahan-bahan magnetik melalui eksperimen sederhana atau contoh visual, terutamanya bagi menonjolkan sifat pemagnetan dan kerentanan dalam setiap bahan.



Friday, 6 September 2024

Bahan Magnetik

Pengenalan

Bahan magnetik adalah sejenis bahan yang mempunyai sifat menarik objek logam tertentu seperti besi dan keluli. Magnetisme telah lama ditemui dan dimanfaatkan dalam pelbagai aplikasi teknologi dan saintifik. Dalam kajian Reka Bentuk dan Teknologi (RBT), pemahaman mengenai bahan magnetik sangat penting kerana sifat uniknya yang boleh digunakan dalam pelbagai rekaan dan sistem mekanikal.

Jenis-jenis Bahan Magnetik

Terdapat beberapa jenis bahan magnetik yang dikelaskan berdasarkan tindak balas mereka terhadap medan magnet. Tiga jenis utama bahan magnetik adalah feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.

  1. Bahan Feromagnetik
    Bahan feromagnetik, seperti besi, nikel, dan kobalt, adalah bahan yang paling kuat sifat magnetiknya. Apabila diletakkan dalam medan magnet, bahan ini akan menjadi magnet dan mampu menyimpan sifat magnetisme walaupun medan magnet luar telah dialihkan. Sifat ini dikenali sebagai "histeresis" dan ia sangat penting dalam aplikasi seperti motor elektrik, transformer, dan alat penyimpan data seperti cakera keras.

  2. Bahan Paramagnetik
    Bahan paramagnetik, seperti aluminium dan platinum, mempunyai sifat magnetik yang lemah dan hanya bersifat magnetik apabila diletakkan dalam medan magnet luaran. Setelah medan magnet dialihkan, bahan ini kehilangan sifat magnetiknya dengan serta-merta. Bahan paramagnetik biasanya digunakan dalam aplikasi yang memerlukan tindak balas magnet sementara.

  3. Bahan Diamagnetik
    Bahan diamagnetik, seperti tembaga dan emas, tidak menunjukkan sifat magnetik yang ketara. Sebenarnya, bahan ini menolak medan magnet luaran yang dikenakan terhadapnya. Kesan diamagnetik adalah sangat lemah dan biasanya hanya dapat dilihat dalam persekitaran eksperimen khusus seperti superkonduktiviti.

Aplikasi Bahan Magnetik

Bahan magnetik memainkan peranan yang penting dalam kehidupan seharian dan pelbagai industri. Beberapa aplikasi utama termasuk:

  1. Penghasilan Motor dan Generator
    Motor elektrik dan generator menggunakan bahan feromagnetik dalam penggulungannya untuk menghasilkan medan magnet yang diperlukan untuk pergerakan dan penjanaan tenaga elektrik.

  2. Komponen Elektronik
    Bahan magnetik seperti ferrit sering digunakan dalam komponen elektronik untuk menyekat gangguan frekuensi tinggi dan meningkatkan kecekapan pemindahan tenaga dalam transformer.

  3. Alat Penyimpan Data
    Cakera keras dan pita magnetik menggunakan bahan feromagnetik untuk menyimpan maklumat dalam bentuk bit data. Medan magnet digunakan untuk "menulis" dan "membaca" maklumat ini pada permukaan bahan tersebut.

  4. Penyelidikan Saintifik
    Dalam dunia penyelidikan, bahan magnetik digunakan dalam aplikasi seperti mesin pengimejan resonans magnetik (MRI) untuk mendapatkan imej bahagian dalaman badan manusia dengan lebih terperinci.


Berikut adalah diagram visual yang menunjukkan formula magnetik, termasuk konsep utama seperti medan magnet (B), daya (F), dan arus (I), bersama persamaan yang berkaitan. Ia menggambarkan garis medan magnet serta vektor berlabel untuk membantu pemahaman.

Kesimpulan

Bahan magnetik adalah komponen penting dalam teknologi moden. Pemahaman mengenai jenis-jenis bahan magnetik serta aplikasinya membolehkan kita memanfaatkannya dalam pelbagai bidang seperti industri, perubatan, dan penyelidikan saintifik. Dalam konteks pendidikan RBT, pelajar perlu memahami sifat bahan ini untuk menghasilkan rekaan yang lebih inovatif dan berkesan dalam kehidupan seharian.

 Badan Pengelasan Kapal: Peranan dan Kepentingannya dalam Industri Maritim

Pengenalan

Badan Pengelasan Kapal atau Classification Society memainkan peranan penting dalam memastikan keselamatan, kebolehpercayaan, dan keberkesanan kapal serta struktur marin lain yang digunakan dalam industri maritim. Badan ini bertanggungjawab terhadap pengelasan kapal melalui piawaian teknikal yang ketat dan memastikan bahawa kapal dibina dan dikendalikan mengikut spesifikasi tertentu. Artikel ini akan membincangkan peranan badan pengelasan kapal, proses pengelasan, dan kepentingannya dalam memastikan keselamatan di laut.

Peranan Badan Pengelasan Kapal

Badan Pengelasan Kapal adalah organisasi bebas yang menyediakan perkhidmatan kepada pemilik kapal, pembina kapal, dan industri maritim untuk memastikan kapal-kapal mereka memenuhi piawaian keselamatan dan prestasi. Antara peranan utama badan ini ialah:

  1. Pengelasan Kapal: Badan pengelasan kapal menetapkan dan mengawasi piawaian teknikal untuk reka bentuk, pembinaan, dan penyelenggaraan kapal. Piawaian ini meliputi aspek struktur, kelengkapan, dan sistem operasi kapal.

  2. Pemeriksaan dan Sijil: Badan ini menjalankan pemeriksaan berkala terhadap kapal untuk memastikan ia terus mematuhi piawaian keselamatan dan teknikal yang telah ditetapkan. Pemeriksaan ini dilakukan semasa pembinaan kapal dan sepanjang hayat kapal itu beroperasi.

  3. Konsultasi Teknikal: Selain mengeluarkan sijil dan melaksanakan pemeriksaan, badan pengelasan kapal juga menawarkan khidmat nasihat kepada industri maritim dalam aspek-aspek teknikal seperti reka bentuk kapal, sistem marin, dan pengurusan risiko.

  4. Pensijilan Kelayakan: Kapal yang mematuhi semua syarat yang ditetapkan akan dianugerahkan sijil pengelasan yang menunjukkan kapal tersebut selamat untuk beroperasi.

  5. Pertubuhan Maritim Antarabangsa merupakan sebuah organisasi di bawah naungan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu yang bertanggungjawab terhadap penguatkuasaan undang-undang dan peraturan maritim sejagat.



Proses Pengelasan Kapal

Proses pengelasan kapal merangkumi beberapa langkah utama yang melibatkan penilaian menyeluruh kapal, dari pembinaan hingga operasi:

  1. Reka Bentuk dan Pembinaan: Semasa peringkat ini, badan pengelasan kapal akan memeriksa lukisan teknikal dan spesifikasi reka bentuk yang disediakan oleh pembina kapal. Mereka akan memastikan bahawa reka bentuk tersebut memenuhi piawaian keselamatan yang ditetapkan.

  2. Pemeriksaan Semasa Pembinaan: Sewaktu pembinaan kapal, badan pengelasan kapal akan menjalankan pemeriksaan pada setiap tahap pembinaan untuk memastikan kapal dibina mengikut spesifikasi dan piawaian yang ditetapkan.

  3. Pemeriksaan Operasi: Setelah kapal dibina dan mula beroperasi, pemeriksaan berkala akan dilakukan bagi memastikan kapal berfungsi dengan baik dan tiada masalah teknikal yang boleh mengancam keselamatan kapal.

  4. Penyelenggaraan dan Pemeriksaan Berkala: Kapal yang telah dikelaskan akan terus menjalani pemeriksaan berkala sepanjang hayat operasinya. Jika kapal tersebut gagal dalam mana-mana pemeriksaan ini, ia mungkin kehilangan sijil kelayakannya.



Kepentingan Badan Pengelasan Kapal

Kepentingan badan pengelasan kapal dalam industri maritim tidak boleh dipandang remeh, kerana ia:

  1. Menjamin Keselamatan Kapal: Dengan adanya pengawasan yang teliti dari badan pengelasan, kapal-kapal yang beroperasi di laut adalah selamat dan memenuhi piawaian keselamatan. Ini amat penting untuk mengurangkan risiko kemalangan di laut.

  2. Memastikan Kualiti Reka Bentuk dan Pembinaan Kapal: Badan pengelasan kapal memastikan bahawa reka bentuk dan pembinaan kapal mematuhi piawaian tinggi yang ditetapkan. Ini membantu meningkatkan kebolehpercayaan kapal dan mengurangkan kos penyelenggaraan.

  3. Mengurangkan Risiko Kerosakan Alam Sekitar: Dengan memastikan kapal memenuhi piawaian keselamatan dan teknikal, badan pengelasan kapal turut membantu mengurangkan risiko pencemaran dan kerosakan alam sekitar akibat daripada insiden kapal.

  4. Memudahkan Urusan Insurans: Kapal yang memegang sijil pengelasan dari badan pengelasan kapal diiktiraf oleh syarikat insurans, menjadikan proses mendapatkan insurans lebih mudah. Kapal yang gagal mematuhi piawaian ini mungkin sukar atau tidak layak untuk mendapatkan perlindungan insurans.

Kesimpulan

Badan Pengelasan Kapal memainkan peranan kritikal dalam memastikan keselamatan dan kebolehpercayaan kapal serta struktur marin lain. Melalui pengelasan, pemeriksaan, dan pensijilan, badan ini membantu memastikan bahawa kapal dibina dan dikendalikan mengikut piawaian teknikal yang ketat. Ini bukan sahaja melindungi kepentingan industri maritim tetapi juga menyumbang kepada keselamatan para pekerja laut dan perlindungan alam sekitar.

Tafsir Ayat-Ayat Pilihan Surah Ali-'Imran [3]

Surah Ali-’Imran [3]  Ali-’Imran [3:8] (8) رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّك...